Trilogi-university.ac.id – Inovasi Kad Debit-i Bank Islam Visa PTPTN mencerminkan suatu langkah progresif dalam dunia perbankan di Malaysia.
Pada masa yang semakin bergerak menuju digitalisasi, Bank Islam Malaysia Berhad (Bank Islam) mengambil langkah inovatif dengan memperkenalkan Kad Debit-i Bank Islam Visa PTPTN. Inisiatif ini merupakan hasil kerjasama strategik antara Bank Islam dan Perbadanan Tabung Pendidikan Tinggi Nasional (PTPTN). Kemudian menawarkan kemudahan serta keuntungan menarik bagi pemegang kad.
Memperkuat Kerjasama Strategik
Kehadiran Kad Debit-i ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan pengalaman perbankan bagi pengguna. Menurut Mizan Masram, Ketua Pegawai Perniagaan Kumpulan Perbankan Runcit Bank Islam. Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Bank Islam dan PTPTN. “Kita ingin memastikan pengelolaan keuangan masyarakat berlandaskan kepada prinsip syariah dan sesuai dengan aspirasi negara untuk menuju masyarakat tanpa tunai,” jelasnya.
Kemudahan dan Fitur Unggulan
Salah satu fitur menarik dari Kad Debit-i Bank-Islam Visa PTPTN adalah kemudahan transaksi yang ditawarkan. Pemegang kad dapat melakukan transaksi di lebih dari 130 juta lokasi di seluruh dunia yang menerima Visa. Dengan teknologi Visa Contactless, transaksi harian dapat dilakukan dengan lebih cepat dan aman. Ini sangat relevan dengan gaya hidup masyarakat yang semakin mengandalkan kemudahan digital.
Program Cashback dan Keuntungan Lain
Bukan hanya kemudahan transaksi, Kad Debit-i Bank Islam juga menawarkan program cashback hingga 1 persen. Dengan maksimum RM10 sebulan, untuk pemegang kad yang melakukan belanja runcit minimal RM200. Hal ini tentunya menjadi insentif tambahan bagi pengguna untuk menggunakan kad ini dalam kehidupan sehari-hari. Pada periode tertentu, seperti dari 1 November 2025 hingga 31 Desember 2026. Tentu saja keuntungan ini akan semakin menarik minat masyarakat.
Integrasi dengan Simpan SSPN
Pemegang kad juga memiliki kemampuan untuk menghubungkan akun Simpan SSPN mereka dengan mudah, sehingga memudahkan pengelolaan keuangan. Ahmad Dasuki Abdul Majid, Ketua Eksekutif PTPTN, menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membantu pendeposit dan peminjam dalam mengatur keuangan secara sistematis serta mendapatkan akses kepada berbagai keuntungan.
Mendorong Inovasi dan Penyertaan Institusi Keuangan
Melalui peluncuran kad ini, Bank Islam dan PTPTN membuka peluang bagi kerjasama lebih lanjut dengan institusi keuangan lain. Menurut PTPTN, keterlibatan pihak luar dalam bentuk kempen atau sumbangan dapat membantu peminjam menyelesaikan pinjaman mereka serta memberikan dukungan simpanan di Simpan SSPN. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi dalam sektor keuangan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan: Menuju Masa Depan Keuangan yang Lebih Baik
Inovasi Kad Debit-i Bank Islam Visa PTPTN mencerminkan suatu langkah progresif dalam dunia perbankan di Malaysia. Dengan menawarkan kemudahan, keamanan, dan insentif, kad ini tidak hanya membantu pelanggan dalam pengelolaan keuangan tetapi juga mendorong peralihan ke ekonomi tanpa tunai. Dalam era digital ini, kolaborasi antara institusi keuangan dan pemerintah menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan keuangan yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan prinsip syariah, kad ini dapat menjadi salah satu solusi terbaik untuk generasi masa depan dalam mengelola keuangan mereka.
