KDEB Waste Management (KDEBWM) menandatangani memorandum persefahaman bersama TM Enviro Industries Sdn Bhd untuk memperkuat pengurusan e-waste di Selangor. Kerja sama ini dimaksudkan untuk memperkaya agenda ekonomi sirkular dan melengkapi ekosistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Perjanjian itu menempatkan kedua pihak pada peran yang saling melengkapi: KDEBWM menangani layanan di hulu yang bersentuhan langsung dengan komunitas, sementara TM Enviro akan fokus pada aspek pemrosesan teknis dan pelupusan akhir sesuai standar lingkungan. Langkah ini diharapkan membentuk rantai pengelolaan e-waste yang terintegrasi dan transparan.
Pembagian peran: front-end dan back-end
KDEBWM akan memusatkan kegiatan pada layanan front-end, meliputi pengumpulan e-waste dari masyarakat, penyediaan titik-titik pengumpulan, operasi logistik, program edukasi publik, serta kerja sama dengan pihak berkuasa tempatan (PBT). Sementara itu, TM Enviro akan menjalankan kegiatan teknis yang lebih bersifat hilir.
Dalam sambutannya, Direktur Urusan KDEBWM, Datuk Ramli Mohd Tahir, menguraikan fungsi TM Enviro dengan kata-kata yang tegas: “TM Enviro pula akan melaksanakan fungsi ‘back-end’, melibatkan pengangkutan sekunder, pemprosesan teknikal, pemulihan bahan bernilai, rawatan akhir hayat dan pelupusan mengikut piawaian Jabatan Alam Sekitar.”
Kolaborasi kedua pihak juga diharapkan memenuhi standar internasional. Seperti ditegaskan Ramli, “Gabungan kepakaran ini akan menghasilkan rantaian pengurusan e-waste yang lengkap, telus dan memenuhi standard bangsa.” Pernyataan ini menegaskan tujuan memperbaiki tata kelola dari pengumpulan hingga pemulihan bahan bernilai.
Penguatan program SELKitar dan layanan pengumpulan
Salah satu dampak langsung kerja sama ini adalah penguatan Program SELKitar milik KDEBWM. Armada SELKitar yang sebelumnya fokus pada pengumpulan bahan kitar semula kini juga menerima perangkat elektronik kecil melalui layanan door-to-door. Perangkat yang disebut lain telefon bimbit, tablet, komputer riba, kabel, pengecas, serta berbagai peranti elektronik bersaiz kecil.
Untuk peralatan berukuran besar seperti peti sejuk, mesin basuh, dan pendingin hawa, KDEBWM menyediakan pusat pengumpulan khusus. Penyediaan titik-titik khusus ini dimaksudkan agar proses pelupusan dapat dilakukan secara aman dan mematuhi kehendak Jabatan Alam Sekitar (JAS), sekaligus meminimalkan risiko pencemaran lingkungan.
Dampak lingkungan dan dorongan ekonomi sirkular
Menurut KDEBWM, pendekatan yang menggabungkan pengumpulan yang efisien dan pemrosesan teknis yang memenuhi standar memiliki beberapa manfaat: mengurangi pencemaran, mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir, menghemat sumber daya alam, serta membuka peluang bagi pengembangan industri ekonomi kitaran di negara ini. Hal ini sejalan dengan upaya menumbuhkan pertumbuhan ekonomi hijau dan menurunkan jejak karbon.
Direktur Urusan KDEBWM menegaskan visi jangka panjang organisasi: “Inisiatif ini juga melengkapkan agenda KDEBWM dalam membangunkan ekosistem pengurusan sisa yang menyeluruh.” Ia melanjutkan, “Inilah visi jangka panjang KDEBWM membina sistem pengurusan sisa yang bukan sahaja cekap dari sudut operasi, malah mampu menyumbang kepada pertumbuhan ekonomi hijau, pengurangan pelepasan karbon dan peningkatan kualiti hidup rakyat.”
Ramli juga menekankan pentingnya partisipasi publik: “Saya percaya, pada masa hadapan, pengurusan sisa tidak lagi hanya dinilai berdasarkan jumlah sampah yang dikutip, tetapi sejauh mana kita berjaya mengembalikan sumber tersebut kepada ekonomi,” tambahnya. Ia menyeru keterlibatan berbagai pihak: “Saya menyeru agar lebih banyak agensi kerajaan, institusi pendidikan, syarikat korporat, badan bukan kerajaan (NGO), badan komuniti dan rakyat Selangor bersama-sama menjadikan amalan pengasingan sisa dan pelupusan e-waste sebagai satu budaya.”
Ajakan ini ditutup dengan pengingat tanggung jawab kolektif: “Sesungguhnya, menjaga alam sekitar bukan sekadar tanggungjawab kerajaan atau KDEBWM, tetapi merupakan amanah yang perlu dipikul oleh setiap daripada kita.” Dengan MoU ini, kedua pihak berharap membangun sistem yang tidak hanya efisien secara operasional tetapi juga berkontribusi pada ekonomi sirkular dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
